Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan mencopot 137 kepala dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Keputusan ini diambil setelah para pejabat tersebut terbukti melakukan sejumlah pelanggaran dalam menjalankan tugasnya.
Pencopotan jabatan ini disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Sudaryono. Langkah tegas ini dilakukan demi menjaga keteraturan dan kualitas pelayanan gizi kepada masyarakat.
"Per hari ini, saya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional telah mencopot 137 Kepala Dapur (SPPG) di seluruh Indonesia," ujar Sudaryono.
Berdasarkan data BGN, wilayah Jawa Barat menjadi daerah dengan angka pencopotan terbanyak, yaitu 49 orang. Selain itu, pencopotan juga terjadi di Lampung sebanyak 26 orang, Jawa Timur 11 orang, Banten dan Sumatera Utara masing-masing 10 orang, serta Jawa Tengah sebanyak 5 orang.
| Wilayah | Jumlah Dicopot |
|---|---|
| Jawa Barat | 49 |
| Lampung | 26 |
| Jawa Timur | 11 |
| Sumatera Utara | 10 |
| Banten | 10 |
| Jawa Tengah | 5 |
Sumber rujukan:
Read this article in English.