BANDA ACEH – Tampuk kepemimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh resmi berganti kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan. Kehadiran Kapolda baru ini mendapat sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Daerah hingga organisasi masyarakat sipil, yang menggantungkan harapan besar pada stabilitas keamanan dan penegakan hukum di Tanah Rencong.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menyambut positif kepemimpinan baru di tubuh Polda Aceh. Mualem berharap kehadiran Irjen Pol. Ruddi Setiawan mampu membawa semangat segar dalam menjaga ketertiban, memperkuat perdamaian, serta mengakselerasi pembangunan daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda terdahulu, Irjen Pol. Marzuki, atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas di Aceh.
Sementara itu, dorongan penegakan hukum juga disampaikan oleh kelompok masyarakat sipil. Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami, meminta Kapolda Aceh yang baru untuk menempatkan pemberantasan korupsi dan penanganan kejahatan lingkungan sebagai agenda prioritas utama.
Menurut Fauzan, masih terdapat sejumlah dugaan kasus korupsi yang menjadi sorotan publik namun belum menunjukkan kejelasan penanganan. Momentum pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat mengusut tuntas perkara-perkara tersebut secara tegas, transparan, dan berkeadilan demi memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Aceh.
Narasumber
- Muzakir Manaf (Mualem) (Gubernur Aceh): “Selamat datang kepada Pak Ruddi. Mari kita bersama-sama membangun Aceh sebaik-baiknya.”
- Fauzan Adami (Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA)): “Meminta Kapolda Aceh yang baru, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, menjadikan pemberantasan korupsi serta kejahatan terhadap lingkungan sebagai prioritas utama dalam penegakan hukum di Aceh.”
Sumber rujukan:
Read this article in English.