LHOKSEUMAWE — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui unit operasional Terminal BBM Lhokseumawe membekali petambak udang di Gampong Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, dengan keahlian memproduksi probiotik Mikroorganisme Lokal (MOL).
Langkah strategis ini dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, sebagai wujud pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar Gampong Berdikari yang berorientasi pada kemandirian masyarakat pesisir.
Mitigasi Krisis Perubahan Iklim
Pemberian keterampilan ini menyasar langsung tantangan ekologis yang kian menekan sektor perikanan budi daya payau di kawasan pesisir Lhokseumawe. Perubahan iklim global memicu anomali cuaca, kenaikan suhu air tambak, hingga ketidakseimbangan parameter kualitas air yang selama ini meningkatkan risiko kematian benur udang secara signifikan.
Melalui kerangka program Gampong Berdikari, Pertamina Patra Niaga mendorong kelompok petambak setempat untuk menerapkan pola budi daya adaptif. Langkah ini diambil guna menjaga ketahanan hasil panen tambak udang yang menjadi tumpuan mata pencaharian utama warga setempat di tengah volatilitas lingkungan pesisir.
Formulasi Probiotik Berbasis Lokal
Fokus utama kegiatan ini bertumpu pada pelatihan teknis pembuatan probiotik Mikroorganisme Lokal (MOL). Probiotik alami ini dirancang untuk memanfaatkan bahan-bahan hayati yang mudah didapatkan dari lingkungan sekitar, sehingga para petambak tidak lagi bergantung pada produk kimia industri yang berbiaya mahal.
Pemanfaatan MOL dalam ekosistem tambak berfungsi mengurai bahan organik sisa pakan, menekan populasi bakteri patogen di dasar tambak, serta menjaga stabilitas mutu air selama masa pemeliharaan. Dengan lingkungan tambak yang lebih sehat, daya tahan tubuh udang meningkat secara alami terhadap stres akibat lonjakan suhu ekstrem dan perubahan salinitas air laut.
Keberlanjutan Komunitas Pesisir
Program Gampong Berdikari yang diinisiasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Terminal BBM Lhokseumawe menempatkan transfer pengetahuan sebagai pilar utama transformasi ekonomi lokal. Penguatan kapasitas ini diharapkan mampu memutus ketergantungan petambak pada input produksi berbahan kimia sekaligus menekan biaya operasional harian tambak secara terukur.
Ke depan, integrasi antara pemanfaatan teknologi probiotik ramah lingkungan dan pendampingan berkelanjutan dari Pertamina Patra Niaga ditargetkan dapat mewujudkan ekosistem tambak udang yang lebih tangguh. Upaya mitigasi ini diproyeksikan menjaga produktivitas perikanan rakyat di Gampong Padang Sakti tetap stabil, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.









