Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco E&P Malaka berhasil merawat dan mengoptimalkan dua sumur minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja (WK) A. Langkah ini berpotensi memberikan tambahan pasokan gas bumi sebesar 7 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Dua sumur yang menjadi fokus pengerjaan ulang ini adalah Sumur JR-74 dan Sumur JR-38A. Melalui perbaikan teknis yang dilakukan secara intensif, performa kedua sumur tersebut kini berhasil ditingkatkan kembali untuk menggenjot produksi migas di Aceh.
Dalam proses optimasi tersebut, BPMA dan Medco E&P Malaka menjalankan serangkaian tahapan teknis perbaikan sumur. Langkah-langkah tersebut meliputi perbaikan semen pada dinding sumur, pelubangan pipa sumur, pemasangan alur pipa produksi, hingga tahap pancingan awal aliran gas.
Keberhasilan proyek perbaikan dua sumur ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong peningkatan produksi migas di wilayah Aceh.
Read this article in English.