Pelajaran Awan Prado untuk Haili Yoga: Efisiensi Anggaran Seremoni di Tengah Inflasi

Fauzan Azima mengingatkan Haili Yoga agar lebih hemat mengelola anggaran daerah dan memprioritaskan kebutuhan rakyat di tengah inflasi.

Fauzan Azima menyampaikan kritik mengenai penggunaan anggaran pemerintah untuk acara seremonial saat masyarakat sedang menghadapi kesulitan ekonomi akibat inflasi. Dalam catatannya, ia mengingatkan pimpinan daerah, khususnya Haili Yoga, agar bijak memprioritaskan alokasi dana publik demi kebutuhan yang lebih mendesak.

Pesan tersebut disampaikan melalui kisah Awan Prado, seorang sosok yang dikenal sangat berhati-hati dalam mengelola uang ketika masa paceklik tiba. Awan Prado berprinsip bahwa setiap pengeluaran harus berfokus pada keberlangsungan hidup dan kebutuhan dasar masyarakat di masa depan, alih-alih dihabiskan untuk kemeriahan sesaat.

Saat ada pihak yang mengusulkan pembuatan perayaan atau kenduri besar agar wilayahnya terlihat meriah, Awan Prado memilih untuk menolaknya dengan tegas. Ia menilai acara meriah tidak ada gunanya apabila kondisi perut masyarakat masih belum terjamin.

"Kalau perut rakyat sedang kosong, bunyi rebana tidak akan terdengar," ujar Awan Prado.

Melalui cerminan filosofi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menahan diri dari menggelar kegiatan yang sifatnya sekadar pencitraan. Penghematan anggaran daerah dinilai menjadi langkah krusial untuk menjaga ketahanan ekonomi warga di tengah kondisi inflasi.


Read this article in English.

Berita Terbaru