33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Dukung Pemulihan Peternak Terdampak Bencana di Aceh

Pemerintah Siapkan 33.430 Ton Pakan Ternak Pulihkan Sektor Peternakan Pascabencana di Aceh

Pemerintah menyiapkan 33.430 ton pakan ternak untuk memulihkan 56.387 ekor ternak terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

BANDA ACEH — Pemerintah melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menyiapkan alokasi bantuan pakan ternak sebesar 33.430 ton guna mengakselerasi pemulihan sektor peternakan di Provinsi Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Langkah taktis pemulihan ini ditujukan untuk menjaga keberlangsungan usaha para peternak lokal sekaligus mempertahankan taraf produktivitas hewan ternak pascabencana di kawasan-kawasan terdampak di seluruh penjuru Aceh.

Kalkulasi Kebutuhan Pakan Ternak

Upaya pemulihan sektor peternakan ini didasarkan pada perhitungan komprehensif yang dirilis oleh Direktorat Pakan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian. Lembaga tersebut mencatat bahwa estimasi total kebutuhan pakan bagi hewan ternak yang terdampak bencana di Provinsi Aceh mencapai angka 33.430 ton.

Penyediaan pakan ini menjadi prioritas utama dalam skema rehabilitasi pascabencana mengingat rusaknya area gembalaan serta terganggunya rantai pasokan pakan akibat bencana hidrometeorologi. Dengan ketersediaan pakan pasokan pemerintah ini, diharapkan dapat menekan potensi kematian ternak serta mencegah penurunan kondisi kesehatan dan fisik hewan ternak milik masyarakat.

Puluhan Ribu Ternak Teridentifikasi

Berdasarkan pendataan mutakhir yang dihimpun oleh Posko Terpadu Pemerintah Aceh, dampak bencana hidrometeorologi terhadap sektor peternakan mencakup populasi yang cukup besar. Tercatat sebanyak 56.387 ekor ternak masuk dalam kategori terdampak bencana dan memerlukan bantuan penanganan serta pakan darurat.

Populasi ternak sebanyak 56.387 ekor tersebut tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota terdampak di Aceh. Posko Terpadu Pemerintah Aceh bersama pemangku kepentingan daerah terus menyelaraskan data distribusi agar pakan sebanyak 33.430 ton yang disiapkan oleh Satgas PRR dan Ditjen PKH Kementerian Pertanian dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkeadilan.

Skema Pemulihan Ekonomi Peternak

Langkah tanggap pemulihan ini tidak hanya berfokus pada keselamatan fisik hewan ternak, melainkan juga difokuskan untuk mengamankan sumber mata pencaharian masyarakat peternak lokal. Sektor peternakan merupakan salah satu pilar penting perekonomian pedesaan di Aceh yang rentan mengalami penurunan drastis pascabencana jika tidak mendapatkan intervensi langsung dari pemerintah.

Melalui sinergi terpadu antara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Kementerian Pertanian, serta Posko Terpadu Pemerintah Aceh, penyaluran bantuan pakan ternak ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan rantai produksi peternakan serta menjaga stabilitas ekonomi warga terdampak di Provinsi Aceh.

33.430 Ton
Pakan ternak disiapkan Kementan
56.387 Ekor
Ternak terdampak bencana di Aceh
Data Penanganan Sektor Peternakan Pascabencana di Aceh
Indikator Penanganan Jumlah / Volume
Kebutuhan Pakan Ternak Disiapkan 33.430 Ton
Jumlah Ternak Terdampak Bencana 56.387 Ekor

Read this article in English.

Berita Terbaru