Illiza Minta OPD Tindak Lanjuti Rekomendasi Anak Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Instruksikan OPD Tindak Lanjuti Rekomendasi Peringatan Hari Anak Nasional

Pemko Banda Aceh menginstruksikan seluruh OPD menindaklanjuti rekomendasi anak terkait pencegahan perundungan hingga pengawasan daycare dan rokok.

**BANDA ACEH** — Pemerintah Kota Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan oleh anak-anak dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat kota. Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, setelah berdialog dan mendengarkan aspirasi generasi muda secara langsung.

### Dialog Peringatan Hari Anak Nasional

Puncak acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kota Banda Aceh dipusatkan di kawasan ruang terbuka hijau Taman Putroe Phang pada Minggu (2/8/2026). Dalam forum tersebut, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal berinteraksi secara terbuka dengan perwakilan anak-anak yang hadir dari berbagai kalangan dan latar belakang organisasi anak di wilayah ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Kegiatan dialog interaktif ini diselenggarakan untuk memberikan ruang partisipasi bagi generasi muda dalam menyampaikan pandangan, keluhan, serta usulan konkret terkait isu-isu strategis yang berdampak pada kehidupan dan perlindungan anak di lingkungan masyarakat maupun sekolah.

### Empat Poin Utama Rekomendasi Anak

Dalam perumusan rekomendasi yang diserahkan kepada pemerintah daerah, anak-anak Kota Banda Aceh menyoroti sejumlah masalah krusial. Salah satu isu utama yang disuarakan adalah urgensi pencegahan tindakan perundungan atau *bullying* yang masih kerap terjadi di lingkungan pendidikan maupun di ruang umum.

Selain perundungan, rekomendasi tersebut menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap fasilitas tempat pengasuhan anak atau *daycare*. Pengawasan menyeluruh ini dinilai sangat krusial guna menjamin kelayakan, standar keamanan, serta kualitas pengasuhan anak usia dini di seluruh wilayah kota.

Poin krusial lainnya mencakup pengendalian penjualan barang-barang yang berpotensi memberikan dampak negatif terhadap moral dan kesehatan anak. Anak-anak mendesak pemkot untuk memperketat regulasi serta pengawasan penjualan produk rokok secara bebas agar tidak mudah dijangkau oleh anak di bawah umur. Di samping itu, pembatasan dan pengendalian terhadap penjualan produk kondom secara bebas di tempat-tempat ritel juga menjadi sorotan agar tidak diperjualbelikan secara bebas kepada usia remaja.

### Pemko Minta OPD Ambil Langkah Konkret

Menanggapi rekomendasi tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk segera merespons dan menyusun langkah tindak lanjut yang nyata. Jajaran OPD diharapkan mampu membedah setiap poin yang disampaikan dan mengintegrasikannya ke dalam program kerja pelayanan publik serta kebijakan perlindungan anak.

Penanganan tindak lanjut dari OPD diharapkan tidak berhenti pada forum seremoni semata, melainkan diwujudkan dalam penguatan regulasi, inspeksi lapangan, serta sosialisasi pencegahan yang konsisten di tengah masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah anak.


Read this article in English.

Berita Terbaru