Ismawardi Minta TAPK Banda Aceh Tambah Anggaran Untuk Kegiatan Hari-Hari Besar Islam

DPRK Banda Aceh Minta TAPK Tambah Alokasi Anggaran Kegiatan Hari Besar Islam di APBK 2027

Anggota DPRK Banda Aceh Ismawardi mendesak TAPK menambah anggaran kegiatan hari besar Islam dalam APBK 2027, termasuk Peringatan Hari Yatim 15 Ramadan.

BANDA ACEH — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Ismawardi, mendesak Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) Banda Aceh untuk menambah alokasi anggaran bagi pelaksanaan seluruh peringatan hari-hari besar Islam dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Tahun Anggaran 2027.

Langkah ini dinilai sangat krusial untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian agenda keagamaan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dapat berjalan secara optimal, profesional, serta memberikan dampak sosial dan keagamaan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat kota.

Penguatan Syiar Islam di Ibu Kota

Ismawardi menegaskan bahwa dukungan finansial yang memadai dari pemerintah daerah merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan kegiatan keagamaan di kota yang menerapkan syariat Islam tersebut. Kegiatan peringatan hari-hari besar Islam bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana penting dalam memperkuat syiar Islam dan membina keagamaan warga kota.

Menurutnya, ketersediaan anggaran yang proporsional akan menjadi jaminan atas kualitas dan cakupan kegiatan keagamaan yang diprogramkan oleh eksekutif. Tanpa adanya alokasi yang mencukupi, pelaksanaan program-program tersebut dikhawatirkan tidak dapat mencapai sasaran pembinaan spiritual masyarakat secara menyeluruh.

"Dukungan anggaran yang memadai diperlukan agar kegiatan-kegiatan keagamaan yang telah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Banda Aceh dapat terlaksana secara maksimal dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat," ujar Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi.

Prioritas Program Peringatan Hari Yatim

Dari sekian banyak agenda keagamaan di Banda Aceh, Ismawardi secara khusus menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap program Peringatan Hari Yatim Kota Banda Aceh. Agenda yang rutin diperingati setiap tanggal 15 Ramadan tersebut dinilai memegang peranan sangat penting dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan kepedulian terhadap anak-anak yatim di Banda Aceh.

Ismawardi menilai momentum 15 Ramadan memiliki nilai spiritual dan sosial yang amat tinggi. Oleh karena itu, penguatan dukungan pembiayaan melalui APBK Tahun Anggaran 2027 diharapkan mampu memperluas jangkauan penerima manfaat serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara santunan dan pendampingan anak yatim di seluruh pelosok kota.

Pengawalan Pembahasan APBK 2027

Legislator Kota Banda Aceh ini juga mengingatkan TAPK Banda Aceh untuk cermat dan responsif dalam memetakan kebutuhan anggaran keagamaan sejak awal tahapan perencanaan penyusunan APBK 2027. Pembahasan yang matang di tingkat tim anggaran pemerintah kota akan mempermudah penyelarasan dengan pihak legislatif saat pembahasan rancangan anggaran final kelak.

Ismawardi berharap usulan penambahan alokasi anggaran ini disikapi secara positif oleh TAPK Banda Aceh sebagai wujud nyata komitmen bersama antara pihak eksekutif dan legislatif dalam mengagungkan nilai-nilai keislaman serta memberdayakan masyarakat melalui momentum hari-hari besar Islam di Kota Banda Aceh.


Read this article in English.

Berita Terbaru