Kekeringan Landa 19 Kecamatan di Aceh Besar, Ribuan Hektar Sawah Terdampak

Kekeringan Landa 19 Kecamatan di Aceh Besar, 2.125 Hektar Sawah Terdampak hingga Puso

Kekeringan melanda 19 kecamatan di Aceh Besar, berdampak pada 2.125,69 hektar sawah di 182 gampong dengan kondisi kerusakan ringan hingga puso.

KOTA JANTHO — Bencana hidrometeorologi kering berupa kekeringan meluas di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Fenomena iklim ini berdampak signifikan terhadap keberlangsungan sektor pertanian di daerah setempat, dengan puluhan kecamatan serta ribuan hektar lahan persawahan masyarakat terancam mengalami penurunan produktivitas hingga gagal panen.

Berdasarkan pemutakhiran data pemerintah daerah, sebanyak 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Besar kini terdampak langsung oleh ancaman kemarau panjang tersebut. Dampak kekeringan ini dilaporkan telah merambah ke 182 gampong yang tersebar di berbagai kawasan pertanian produktif di kabupaten tersebut.

Luas Kerusakan dan Sawah Puso

Akibat keterbatasan pasokan air pada saluran irigasi dan sumber air pertanian, total luas lahan persawahan warga yang terdampak kekeringan telah mencapai 2.125,69 hektar. Tingkat kerusakan pada pertanaman padi masyarakat mencakup berbagai tingkatan, mulai dari kategori kerusakan ringan hingga kondisi puso atau kegagalan panen secara total.

Kondisi ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah mengingat tingginya ketergantungan masyarakat setempat pada sektor pertanian, khususnya tanaman pangan padi, sebagai mata pencaharian utama di level gampong.

Pelaksanaan Apel Siaga Bencana

Laporan komprehensif terkait kondisi kekeringan dan luasan sawah terdampak tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris. Informasi tersebut dipaparkan di hadapan jajaran pimpinan daerah dan lintas instansi saat memimpin Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Kering yang dipusatkan di Lapangan Bungong Jeumpa, Kota Jantho, pada Rabu (05/08/2026).

Pelaksanaan apel siaga bencana tersebut diselenggarakan sebagai langkah nyata kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar beserta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) terkait. Langkah ini ditujukan untuk membangun koordinasi terpadu dalam mengantisipasi dan meminimalkan dampak buruk musim kemarau yang terus mengancam ketahanan pangan serta keberlangsungan sektor pertanian di kawasan tersebut.

Melalui konsolidasi ini, seluruh unsur pemerintah daerah dan lembaga terkait disiagakan untuk merumuskan serta mendistribusikan penanganan darurat bagi wilayah-wilayah pertanian yang terdampak paling parah guna mencegah meluasnya area puso di Kabupaten Aceh Besar.

19
kecamatan terdampak kekeringan
182
gampong terimbas kekeringan
2.125,69 ha
luas sawah terdampak

Read this article in English.

Berita Terbaru