Dugaan ketidaksesuaian Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di SMAS Al-Washliyah, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, kini menjadi sorotan publik. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Al Jamiyatul Washliyah tersebut disinyalir mencantumkan data yang berbeda jauh dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, sekolah tersebut diduga sudah bertahun-tahun tidak lagi menjalankan aktivitas belajar mengajar secara aktif. Meski kegiatan belajar mengajar sudah tidak berjalan, data sekolah disinyalir tetap tercatat dalam sistem Dapodik.
Persoalan ini memicu tanda tanya besar dari masyarakat. Namun, saat mencoba dimintai klarifikasi, pihak pengurus yayasan dan kepala sekolah justru terkesan saling lempar tanggung jawab. Pihak yayasan mengarahkan agar pertanyaan diajukan ke kepala sekolah, sementara kepala sekolah meminta agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada pihak yayasan.
Sumber rujukan:
Read this article in English.