Cegah Banjir Berulang, Bupati Aceh Tamiang Desak Pusat Segera Normalisasi Sungai Tamiang

Cegah Banjir Berulang, Bupati Aceh Tamiang Desak Pemerintah Pusat Segera Normalisasi Sungai Tamiang

Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi mendesak pemerintah pusat segera melakukan normalisasi Sungai Tamiang untuk mencegah erosi dan banjir susulan.

ACEH TAMIANG — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bergerak cepat mengambil langkah strategis guna mengantisipasi ancaman banjir berulang akibat pendangkalan dan erosi di sepanjang aliran Sungai Tamiang. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H., secara resmi mendesak pemerintah pusat untuk segera merealisasikan pengerjaan penanganan dan normalisasi sungai secara menyeluruh dan komprehensif.

Langkah tegas ini diambil agar seluruh program dan alokasi pemulihan daerah pascabencana yang tengah berlangsung tidak terbuang sia-sia. Pembenahan infrastruktur sungai dipandang sebagai kunci vital dalam memberikan perlindungan maksimal bagi keselamatan warga, memulihkan aktivitas roda perekonomian, serta mengamankan berbagai aset pembangunan daerah.

Ancaman Pendangkalan dan Erosi

Kondisi Aliran Sungai Tamiang saat ini mengalami tingkat pendangkalan yang sangat mengkhawatirkan akibat sedimentasi serta erosi tebing sungai di berbagai titik rawan. Kondisi ini secara signifikan mengurangi kapasitas tampung air sungai, sehingga berisiko tinggi memicu luapan air ke kawasan pemukiman warga saat intensitas hujan meningkat.

Tanpa adanya intervensi medis fisik berupa pengerukan lumpur dan perbaikan tanggul sungai secara permanen dari pemerintah pusat, potensi bencana banjir susulan akan terus membayangi masyarakat setempat. Oleh karena itu, penanganan berskala besar oleh kementerian terkait dinilai mendesak untuk segera direalisasikan di lapangan.

Pemulihan Ekonomi dan Aset

Selain faktor keselamatan jiwa, penanganan Sungai Tamiang sangat krusial bagi keberlanjutan pemulihan ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh diterjang bencana. Berbagai fasilitas publik dan aset infrastruktur yang sedang direhabilitasi pascabencana memerlukan jaminan perlindungan dari ancaman banjir berulang.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menekankan bahwa investasi pembangunan dan bantuan rekonstruksi tidak akan efektif jika sumber utama pemicu banjir tidak diselesaikan di tingkat hulu dan hilir. Normalisasi sungai menjadi syarat mutlak agar pelaku usaha dan petani lokal memiliki kepastian untuk bangkit kembali.

Perlunya Sinergi Pemerintah Pusat

Desakan yang disampaikan oleh Bupati Armia Pahmi mempertegas komitmen Pemkab Aceh Tamiang dalam mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah secara menyeluruh. Pemerintah daerah berharap pemerintah pusat melalui kementerian teknis dapat memprioritaskan anggaran dan program normalisasi Sungai Tamiang dalam agenda pemulihan nasional.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat mempercepat eksekusi proyek normalisasi ini, sehingga masyarakat Aceh Tamiang dapat terbebas dari kecemasan banjir tahunan dan pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan.


Read this article in English.

Berita Terbaru